Showing posts with label Travelling. Show all posts
Showing posts with label Travelling. Show all posts

Sadranan Beach Day 2

Assalamu'alaikum

Kalau melihat kembali perjalanan saya dan suami ke Pantai Sadranan ini, banyak sekali hikmah yang bisa saya petik. Perjalanan yang penuh petualangan ini membuat kami semakin dekat dan saling bersyukur. Saya dan suami seumpama sebuah 'team work' yang harus selalu bersama-sama menyelesaikan setiap tantangan dan lika-liku kehidupan. Begitu juga halnya sebuah pernikahan, yang harus senantiasa dilalui dengan baik, dengan siap menjalani kenikmatan dan ujian demi mengejar tujuan yang mulia, yaitu menuju ridha Ilahi.






Romantisnya suami saya, dia selalu punya keinginan untuk membawa saya ke tempat-tempat yang indah. Tujuannya untuk mengajak melihat pemandangan indah ini bersama dengan saya. Awalnya saya agak malas untuk diajak berjalan-jalan ke tempat yang belum saya lihat sebelumnya, Tapi ternyata saya jadi berubah pikiran setelah sampai di tujuan. Hati ini terasa puas dan bahagia setelah melihat langsung pemandangan indah, hanya berdua saja dengan suami. Bagi saya pada dasarnya, setiap liburan tidak perlu mewah dan mahal. Intinya adalah menjaga moment kebersamaan dengan suami tercinta. Karena dengan liburan bersama suami, saya bisa semakin dekat dengan suami, sekaligus menjadi semakin dekat dengan Allah Swt, Yang menciptakan alam indah ini. Dengan bertasbih memuja kekuasaan Allah hingga merasa diri ini begitu kecil. Inilah inti dari bertafakkur alam.

Terima kasih suamiku tercinta... Semoga saya bisa menjadi wanita shalihah, yang selalu mencintaimu dan mematuhimu, yang selalu siap menjadi istri dan ibu yang baik buat anak-anakmu kelak. Aamiin...

"Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu." (QS. At Tahrim: 6)




Wassalamu'alaikum

Sadranan Beach Day 1

Assalamu'alaikum

Selesai saya mengisi talkshow di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII), saya sengaja memperpanjang masa liburan di Jogjakarta. Memang sudah jadi kebiasaan saya dan suami jika sedang mendapat undangan keluar kota untuk extend demi mengeksplor kota tersebut. Biasanya sebelum pergi, saya mencari info terlebih dahulu mengenai tempat rekreasi yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Jadi saat ke Jogja kali ini, liburan yang berbeda dari liburan lainnya yaitu pergi ke pantai di daerah Gunung Kidul.

Kalau dilihat dari social media dan internet, pantai-pantai di daerah Gunung Kidul ini memang sedang menjadi sasaran pewisata untuk menikmati keindahan pantai. Sebelumnya banyak orang hanya mengetahui Pantai Parangtritis yang menjadi primadona bagi wisatawan Jogja. Namun sayangnya Pantai Parangtritis kini sudah tidak jernih lagi, maka wisatawan mengeksplorasi pantai lainnya, seperti pantai Sadranan yang saya kunjungi ini. Untuk sampai ke lokasi ini dibutuhkan waktu sekitar 1-2 jam dari pusat kota Jogjakarta.




Saya dan suami yang suka adventure ini sangat suka mencari tahu bagaimana bisa sampai ke suatu tempat tanpa pemandu wisata. Hanya bermodal internet dan GPS. Hihi... Termasuk dalam mencari tempat penginapan dan memilih pantai mana yang kita tuju, hanya dengan bermodalkan informasi di internet. Jadi menurut yang saya baca, di sepanjang pantai Gunung Kidul ini, terdapat 9 nama pantai yang berbeda-beda. Kalau yang banyak didengar sepertinya Pantai Indrayanti ya? Padahal saat saya di perjalanan, pantainya tidak hanya itu saja. Kami mencari tahu sendiri apa saja sih perbedaan tiap pantainya. Karena tiap pantai punya keunggulan masing-masing. Karena saya dan suami suka dengan snorkling, kami pun memilih Pantai Sadranan. Karena dibagian kiri pantai ini terdapat batu karang yang besar, sehingga ombak-ombak yang datang juga agak terhalang, jadi airnya jauh lebih tenang.

Kebetulan tempat penginapannya pun cukup bagus, Bob Home namanya. Kenapa kita bisa memilih Bob Home? Pertama karena lokasinya yang unik yang berada di atas ketinggian di dekat pantai, sehingga view-nya keren banget. Kedua, karena harganya yang cukup murah, namun dengan fasilitas yang lumayan lengkap. Kasur, kamar mandi di dalam, kipas angin dan free makan malam dan sarapan dengan menu seafood. Pemilik Bob Home pun cukup ramah dan seru, obrolannya mengenai surfing nyambung sekali dengan suami saya yang juga suka olahraga air ini. Hehe...

Selesai check in di Bob Home, kami pun tidak ingin rugi hanya berdiam diri di kamar saja. Walau setelah sampai kami kecapaian dan sempat tidur siang dulu sih, karena cukup jauh dan melelahkan juga perjalanan hingga sampai ke sini, disertai 'nyasar-nyasar dikit'. Hehehe.. Setelah bangun, kami turun dari kamar untuk berjalan-jalan di sepanjang pantai. Suami saya nampak sudah tidak sabar untuk langsung 'mencicipi' snorkling di Pantai Sadranan ini. Pertama-tama saya hanya menemani melihatnya snorkeling dengan duduk di pantai, bermain-main dengan pasir, sambil sesekali mengambil foto suami yang sedang berenang di pantai. Dan saya pun menyaksikan pemandangan pantai jernih yang ternyata masih ada di Jogjakarta.







My outfit:
Chiffon floral scarf by KIVITZ
Top by KIVITZ
Umbrella Skirt (Fuschia) by KIVITZ

Tak terasa sudah menjelang maghrib, dan pastinya pemandangan sunset menjadi incaran para penyuka fotografi termasuk saya. Kami pun berburu sunset saat matahari mulai tenggelam. Warna langitnya ituuu... Masya Allah. Bagus sekali!

Oh ya, untuk oufit saya sore itu, saya mengenakan atasan hitam KIVITZ dipadukan dengan Umberella Skirt warna fuschia, dan hijabnya, chiffon floral scarf yang juga dari KIVITZ. Jangan lupa untuk selalu mengenakan celana panjang sebagai dalaman karena pastinya rok kita secara tak sadar akan diangkat ketika bermain air di pantai. Pasti begitu kan? Daripada tidak sengaja terlihat auratnya, lebih baik pastikan aman dengan celana panjang di dalam roknya. Hehe...

Kurang lebih begitulah hari pertama saya di Pantai Sadranan. Sampai ketemu pada cerita di hari kedua ya ;)






Wassalamu'alaikum

Travelling Back to Jogjakarta

Assalamu'alaikum

Alhamdulillah kali ini saya bisa kembali ke Jogjakarta! Senang sekali. Tujuan utama kali ini adalah untuk mengisi talkshow di kampus Universitas Islam Indonesia (UII). Sehari sebelum acara, saya berangkat dari bandara Soekarno-Hatta ke Jogja dengan pesawat kira-kira pukul 15.00 WIB. Tak perlu memakan waktu lama di pesawat, saya sudah tiba di Jogja sekitar pukul 16.00. Perjalanan saya ke Jogja kali ini bertema adventure. Terlihat dari penampilan saya saat itu yang menggunakan tas ransel dan juga sepatu boots. Namun memang, untuk travelling kita harus memilih pakaian senyaman mungkin agar tak menyusahkan karena kita akan banyak berjalan, dari mulai check ini sampai harus berjalan menuju ke pesawat. Setuju kan ya?



Setelah dijemput oleh pihak panitia di bandara Adisucipto Jogja, saya langsung menuju ke hotel untuk beristirahat sejenak. Tapi sekitar ba'da maghrib, saya sudah ada janji dengan teman yang kuliah di Jogja, Echa dan sepupunya Umi, untuk mencari tempat makan malam. Akhirnya kita menuju ke restoran yang berada di rooftop Greenhost Boutique Hotel. Restoran yang sungguh unik dan mempunyai tema hydroponic garden.






Kalau sudah ngobrol, saya kadang lupa waktu. Saya suka untuk mengenal lebih dekat tentang teman bicara saya. Kesibukannya, apa yang sedang dia suka, dan lain-lain. Karena kadang kita bisa mendapat sesuatu yang positif dari setiap obrolan dengan siapapun. Akhirnya saya baru pulang dari restoran ini pukul 10.00 malam. Over all, tampatnya keren banget. Yang terpenting adalah makanannya fotoable sekali. Hehe.... Semoga lain kesempatan bisa menginap di hotel ini, mungkin di kedatangan saya di jogja setelah ini :)




My outfit:
Square scarf by KIVITZ
Cardigan by Uniqlo
Dress (black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Good Friends in Nature

Assalamu'alaikum

Alam selalu memberikan inspirasi yang menarik untuk ditangkap oleh mata dan diserap oleh jiwa. Jika kamu berjalan di sebuah hutan yang dipenuhi pohon-pohon, kamu akan mendengar berbagai hal yang menarik di sana. Ranting kering yang terinjak, kicauan burung yang riang bernyanyi, atau dedaunan yang saling beradu tertiup pohon. Apa yang ada dalam pikiranmu saat itu? Tenang, rileks, bahagia? Saya sendiri merasa diberi semangat oleh alam di sekitar. Semangat untuk tetap bersyukur menjalani hidup ini, semangat untuk selalu berperan baik dalam setiap skenario yang Allah berikan untuk hidup saya, dan semangat untuk terus bisa menginspirasi orang lain.

Beberapa waktu yang lalu saya dan suami berkesempatan untuk bisa menghabiskan waktu weekend kami bersama para sahabat. Di pagi hari, setelah sarapan, kami berencana untuk berolahraga atau hanya sekedar berjalan-jalan santai di sekitar hutan pinus di depan hotel. Sebenarnya entah ini taman atau hutan, yang jelas tempat ini penuh dengan pepohonan hijau yang menjulang tinggi. Senang sekali kami bisa kemari saat pagi hari yang cerah. Azzam dan Aisyah, anak dari kak Dian dan Bang Rony suka sekali berlari-lari berkeliling halaman luas ini. Energi keceriaan itu pun sampai kepada kami yang melihat canda tawa mereka saat bermain bersama.





Saya, Kak Dian dan Kak Lulu memiliki waktu keakraban kami sendiri dengan berkeliling di hutan ini. Dengan outfit santai, kami foto-foto, ngobrol-ngobrol, saling mengenal lebih dekat, dan menyemangati satu sama lain. Alhamdulillah bersyukur sekali diberikan sahabat yang selalu saling support.

Karena ini jalan-jalan santai, saya sengaja menggunakan Rey Top dan Emile Skirt dari koleksi KIVITZ Fall/Winter 2016 yang lalu. Bahannya yang memang dibuat untuk casual look sangat pas untuk menemani aktivitas di pagi ini. Terdiri dari kombinasi bahan kaos dan katun untuk top-nya. Dan bahan polyester untuk skirt-nya. Walaupun pakai skirt, Alhamdulillah saya tidak pernah merasa kesulitan bergerak. Sepatu sneakers putih selalu menjadi andalan untuk melengkapi tampilan santai saya kali ini. 






My outfit:
Satin scarf by KIVITZ
Rey Top by KIVITZ
Emile Skirt by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

Elegant Look of Rainer Dress

Assalamu'alaikum

Bagi sebagian wanita, memilih dress merupakan sesuatu yang sulit. Beberapa model dress akan terlihat sempurna jika kamu tepat dalam pemilihan model dress sesuai dengan ukuran tubuh,  sebaliknya beberapa model justru akan terlihat kurang bagus jika kamu salah dalam memilih model dress. Dalam hal gaya, kita memang harus mengetahui perkembangan info fashion ter-update, baik melalui akun social media, internet, atau majalah.

Bagi kamu yang suka memakai produk KIVITZ, tidak usah khawatir dalam memilih model dress karena KIVITZ selalu mendesain berbagai macam dress yang dapat disesuaikan dengan berbagai ukuran badan dan disesuaikan juga dengan kebutuhan sehari-hari. Dan umumnya, setiap pembeli yang memakai dress KIVITZ akan merasa seperti 'princess', karena rancangannya yang selalu konsisten dengan model yang feminin dan klasik, dapat terlihat pada bagian bawah dressnya yang megar.



Seperti yang saya kenakan beberapa waktu yang lalu. Rainer dress dari KIVITZ dengan paduan warna abu-abu dan hitam. Beberapa tips dari saya berikut ini bisa kamu coba ketika kamu sedang mengenakan Rainer Dress.
  1. Padukan dengan jilbab berwarna hitam polos karena akan menambah kesan lebih anggun. 
  2. Kesan anggun akan makin terasa dengan menambahkan sepatu yang heels setinggi 7cm yang juga berwarna abu-abu. Atau, disesuaikan dengan warna Rainer Dress yang kamu mliki. 
Terlihat simple, namun tampilan ini sukses membuat saya makin percaya diri dan pastinya effortless elegant! Semoga sedikit tips tadi bermanfaat ya :)




My outfit:
Kian Pashmina (Black) by KIVITZ
Rainer Dress (Grey-Black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum

New Style of Abaya

Assalamu'alaikum

Akhir-akhir ini permintaan akan baju yang simple dengan cuttingan sederhana banyak diminati muslimah di Indonesia. Salah satunya adalah busana abaya untuk dikenakan sehari-hari. Kalau dahulu kala abaya identik dengan pakaian yang digunakan ketika di luar rumah, namun kali ini definisi abaya sudah meluas lagi. Dress longgar (loose) dengan warna gelap sudah termasuk ke dalam jenis abaya.




Karena banyaknya permintaan abaya itulah, saya mencoba men-design abaya yang simple namun tetap terlihat chic. Dengan color blocking di setiap desainnya. Kali ini saya menggunakan Namara Abaya berwarna hitam dipadukan dengan satin scarf berwarna maroon untuk suasana santai. Tak lupa sepatu sneakers putih untuk menunjang tampilan lebih casual. Dengan mengenakan abaya sama sekali tidak membatasi saya dalam bergerak. Jadi jangan pernah takut untuk menggunakan abaya untuk sehari-hari ya!

Oh ya, kebetulan saat saya sedang jalan-jalan dengan Kak Lulu, ternyata kak Lulu juga mengenakan abaya juga. Kebetulan sekali, padahal tidak janjian. Hehehe...



My outfit:
Satin Scarf by KIVITZ
Namara Abaya (black) by KIVITZ

Wassalamu'alaikum